Kevin Durant Kritik Pihak NBA

Kevin Durant
Kevin Durant (sumber:google)
Kevin Durant mengkritik pihak NBA atas kebijakan L2M yang tidak diterapkan

KabarBasket - Kabar NBA: Kevin Durant yang merupakan Forward dari Golden State Warriors, mengungkapkan kritik terhadap kebijakan yang dikeluarkan NBA yaitu Last Two Minutes (L2M) Report dalam NBA.

Menurut Kevin Durant, kebijakan tersebut hanya akan menyudutkan para wasit dalam bertugas. Seperti yang diketahui, NBA melakukan laporan dua menit terakhir ini saat kuarter terakhir dalam pertandingan NBA. Laporan tersebut hanya dikeluarkan saat pertandingan berlangsung dengan selisih poin kurang dari lima di dua menit terakhir.

Pada pertandingan NBA kemarin yang mempertemukan Golden State Warriors dengan Cleveland Cavaliers, Golden State Warriors yang mengalami kekalahan seharusnya mendapatkan satu keuntungan karena L2M. Namun, wasit tidak memberikan keuntungan tersebut kepada Golden State Warriors karena tak melihat kejadian kontroversi antara Kevin Durrant dengan Richard Jefferson.

Kala itu Golden State Warriors kalah atas Cleveland Cavaliers. Permainan berjalan dengan panas. Pertempuran antar bintang NBA tidak bisa terhindarkan, sampai ada kejadian kontroversi dalam pertandingan tersebut.

Sesuai penjelasan Kevin Durant bahwa semua itu bukan kesalahan dari seorang wasit, karena semua itu kelalaian dari dirinya dan team Kevin Durant (Golden State Warriors). “Saya tegaskan wasit tidak membuat kami kalah. Kami yang membuat diri kami kalah. Saya rasa NBA berusaha mengambinghitamkan wasit,” ujar Durrant seperti diberitakan Eurosport, Rabu (28/12/2016).

“Jangan salahkan wasit yang seperti itu. Kini mereka (para wasit) akan memikirkan kesempurnaan tanpa ada rasa menikmati pertandingan,” tandasnya.

Golden State Warriors menerima kekalahan mereka karena memang mereka yang melakukan kesalahan, bukan karena wasit yang tidak memberikan L2M Report. Kevin Durant hanya menegaskan agar kebijakan tersebut digunakan dengan sebenar benarnya. Jangan sampai nanti ada pihak yang mengkritik kebijakan tersebut selain Kevin Durant.

Pihak NBA seharusnya bisa memberikan penjelasan akan hal itu. Sehingga kedepan tidak akan ada lagi kejadian seperti yang dialami Kevin Durant dan Team Golden State Warriors. Sudah cukup sekali saja kejadian tersebut terjadi.

-di2n-